Telegram luncurkan 9 fitur baru, bikin ponsel nggak boros baterai

Advertisement

Fitur baru Telegram 2023

1. Mode hemat daya.

foto: Telegram.org

Dalam fitur hemat daya, Telegram memberikan tools untuk mematikan fitur animasi. Tujuannya tentu memperpanjang durasi baterai dan meningkatkan performa di perangkat yang lama. Mode Hemat Daya dapat diatur untuk secara otomatis menyala saat baterai Anda turun di bawah persentase tertentu bersama dengan beberapa toggle untuk menonaktifkan efek-efek tertentu.

2. Kecepatan pemutaran media makin bervariasi.

foto: Telegram.org

Melalui pembaruan fiturnya, pemutaran file media dapat bervasi. Artinya pengguna bisa memutar file video, audio, dan pesan video semakin banyak opsi. Sebelumnya aplikasi hanya mampu menyediakan pemutaran 0,5x, normal, 1,5x, dan 2x. Nah, dengan update terbaru, pengguna bisa memilih kecepatan sesuka hati. Menggunakan cara mengetuk opsi 'Kecepatan Pemutaran' dan menggerakkan slider yang ada, pengguna dapat menentukan kecepatan dari 0,2x hingga 2,5x.

3. Bisa melihat kapan pesan pengguna dibaca dalam grup kecil.

foto: Telegram.org

Telegram memberikan fitur untuk pengguna mudah dalam melihat kapan pesannya dibaca dalam grup tersebut. Tentunya fitur ini cukup memudahkan pengguna untuk memberikan informasi terkait pesan yang dikirimnya. Namun sayangnya fitur ini hanya bisa dipakai dalam grup dengan peserta kurang dari 100.

4. Mengirim grup secara otomatis.

foto: Telegram.org

Fitur ini dapat dipakai untuk mengirimkan undangan bagi pengguna yang membatasi undangan grup. Nantinya fitur ini bisa digunakan melalui tautan yang dikirimkan. Ketika tautan diketuk, pengguna dapat melihat pratinjau obrolan dalam grup untuk menentukan apakah ingin bergabung atau tidak. Untuk mengendalikan siapa saja yang dapat menambahkan pengguna ke grup, pengguna bisa membuka Pengaturan > Privasi dan Keamanan > Grup & Channel.

5. Susunan Dinamis untuk Paket Stiker.

Telegram biasanya memberikan sebuah paket berisikan stiker terbaru. Nah, melalui fitur ini pengguna bisa secara leluasa mengatur di mana letak stiker bisa diterapkan. update terbaru ini mengizinkan pengguna untuk memindahkan paket stiker ini ke tempat semula. Untuk menerapkannya, pengguna bisa mengetuk ikon roda gigi dalam panel sticker dan aktifkan Susunan Paket Dinamis.

6. Penerjemahan Deskripsi Bot.

Seperti diketahui, di dalam Telegram terdapat chatbot yang dioperasikan oleh AI. Ada berbagai fungsi dari bot yang diterapkan dalam Telegram, seperti mengirimkan gambar hingga menjadi alarm pribadi. Nah, dengan fitur Penerjemahan Deskripsi Bot ini developer bot dapat sepenuhnya melokalkan bot mereka dengan menerjemahkan deskripsi bot dan bagian penjelasan kemampuan bot ke dalam berbagai bahasa.

7. Peningkatan dukungan folder untuk perangkat iOS.

Di dalam Telegram pengguna bisa mengatur daftar chat sesuai kebutuhannya. Nah, dalam pembaruan terbarunya pengguna iOS dapat menandai semua obrolan dalam suatu folder telah dibaca dengan satu klik saja. Setelah itu, ketika pengguna akan meneruskan pesan, pengguna dapat menggunakan folder untuk menemukan obrolan yang tepat dan cepat.

8. Emoji dan animasi baru.

foto: Telegram.org

Developer Telegram memberikan penambahan berbagai paket emoji animasi terbaru. Paket emoji animasi ini mencakup Flame Emoji, Doge Emoji, News Emoji, Pepe Emoji, Gummy Bears Emoji, Clown Emoji, Ransom Note Emoji, Road Signs Emoji, Outline Emoji, dan penambahan emoji animasi bendera. Sayangnya emoji ini hanya tersedia untuk pengguna Telegram Premium saja.

9. Reaksi emoji interaksi baru.

foto: Telegram.org

Telegram juga memperkenalkan versi interaktif untuk sejumlah emoji barunya. Sebagai contoh terdapat emoji Alien Monster dan emoji Shrug. Saat pengguna mengirimkan emoji dalam obrolan pribadi, pengguna dapat mengetuk emoji tersebut untuk menaikan efeknya. Menariknya emoji ini dapat dipakai sebagai reaksi oleh semua pengguna baik itu premium maupun biasa.

Itulah beberapa pembaruan fitur terbaru di Telegram. Sebagai informasi, pihak pengembang juga menjelaskan bahwa mereka telah mengatasi sekitar lebih dari 400 bug yang terdeteksi dalam aplikasi. Bagi pengguna yang belum mendapatkan pembaruan, silakan untuk update aplikasi melalui toko aplikasi perangkat.

Advertisement


(brl/guf)