5 Trik tersembunyi agar kesehatan baterai iPhone tetap 100 persen, masa pakai jadi jauh lebih lama

Advertisement

Cara menjaga kesehatan baterai iPhone.

1. Lakukan pengisian daya sebelum baterai kurang dari 20 persen.

foto: Pexels.com

Bagi sobat pengguna iPhone jika kedapatan baterai sudah menunjukan daya 20 persen, silakan untuk melakukan pengecasan. Kemudian cabut apabila baterai telah mencapai daya 80 persen. Tujuan dari cara ini untuk mencegah perangkat overheat. Ya, pengecasan mengakibatkan suhu perangkat naik karena arus listrik yang masuk. Selain itu, pengecasan hingga 80% mengurangi risiko iPhone mengalami over charge yang mengakibatkan battery health berkurang.

2. Letakkan di permukaan kasar atau lantai keramik.

foto: Pexels.com

Meletakkan iPhone di permukaan tidak rata ataupun lantai keramik bertujuan untuk mengurangi suhu panas saat pengecasan. Material tidak rata atau keramik dapat memberikan air flow lebih baik saat proses pengecasan. Jangan letakkan iPhone dalam kondisi mengisi daya ke kasur maupun batal. Sebab barang tersebut dapat menyerap panas, dan tidak dapat menghantarkan panas ke luar. Alhasil kesehatan baterai jadi berkurang karena menahan suhu panas terlampau lama.

3. Lepas softcase.

foto: Pexels.com

Softcase memiliki peranan penting untuk melindungi body iPhone apabila terjatuh. Selain itu, softcase juga dapat mempercantik tampilan casing ponsel. Namun, saat pengecasan dilakukan alangkah lebih baik untuk mencopot softcase. Tujuannya adalah menghindari penumpukan suhu panas di dalam softcase. Sebab panas tidak dapat dialirkan keluar dengan baik saat pengecasan apabila ponsel masih menggunakan softcase.

4. Gunakan charger low power.

foto: Pexels.com

Tak selama charger dengan daya besar unggul dalam proses pengecasan. Jika proses nge-charge dapat dilakukan dengan cepat, iya. Namun, hal ini akan mempengaruhi masa pakai dan kesehatan baterai. Sebab terlalu sering menggunakan fast charging akan membebani baterai lebih tinggi. Hal itu akan berpengaruh ke kesehatan baterai.

Apple telah mendesain charger bawaan atau originalnya dengan low power. Alasan dari developer memberikan cas dengan watt kecil adalah menjaga kesehatan baterai tetap awet. Bukan berarti Apple tidak memiliki kemampuan mengembangkan fast charging, namun mereka lebih memilih meningkatkan durabilitas perangkat. Toh, sekarang banyak charger dengan teknologi power delivery (PD).

5. Pakai iPhone secara proper.

foto: Pexels.com

Memang menggunakan iPhone bisa membuat penggunanya merasa candu. Namun, agar kesehatan baterai tetap terjaga, jangan gunakan iPhone saat sedang melakukan pengisian daya. Kebiasan dari pengguna tetap memakai ponselnya, meski tengah melakukan pengecasan dapat dikatakan buruk dan merugikan. Pasalnya masa pakai baterai akan jauh lebih singkat apabila kebiasaan tersebut tetap dilakukan.

Sebagai penekanan, jangan bermain game saat sedang mengecas iPhone. Hal ini akan menyebabkan baterai terbebani dan mengakibatkan ponsel mengalami overheat parah. Selain itu, mengecas saat perangkat dipakai juga dapat mengakibatkan konsleting yang berakibat pada kerugian materi, loh sobat!

Menjaga kesehatan baterai di perangkat iPhone itu sangatlah penting. Jangan sampai ponsel kamu mudah ngedrop baterainya hanya karena kamu tidak bisa merawat baterai dengan baik. Meskipun di iPhone telah ada sistem cut-off saat baterai terisi penuh, namun kenyataannya ponsel tetap dialiri listrik meskipun kecil. Itu yang membuat perangkat iPhone mudah rusak.

Advertisement


(brl/guf)