Mengulik Acer Predator Helios Neo 16, laptop gaming dengan kode misteri yang belum terpecahkan

Advertisement

Mengulik Acer Predator Helios Neo 16

Layar

foto: techno.id/yani andriyansyah

Laptop ini menggunakan layar IPS WQXGA 16 inci dengan resolusi 2560 x 1600 yang memberikan rasio aspek memanjang 3:2 yang lebih modern. Warna layarnya juga cerah dengan kontras dan kecerahan yang baik. Refresh rate layarnya adalah 165Hz dengan color gamut 100% sRGB yang berarti gerakan dalam game e-Sports dan shooter lebih halus dan terasa lebih lancar saat dimainkan.

Performa

foto: acer.com

Dari sisi performa, laptop ini sangat mumpuni untuk digunakan bermain game-game berat. Hal ini desbabkan laptop ini dibekali prosesor Intel Core Generasi ke-13 HX terbaru yang memiliki hingga 16 cores dan 24 threads sehingga dapat meningkatkan performa hingga 28% lebih cepat. Performa ini didukung GPU NVIDIA GeForce RTX 4060. Tak pelk laptop ini menunjukkan performa gaming yang kuat di berbagai judul game yang berat.

Grafik terbaru ini ditenagai arsitektur terbaru Ada Lovelace NVIDIA untuk memberi grafik ray-tracing paling realistis dan fitur AI mutakhir seperti NVIDIA DLSS 3 dan NVIDIA Reflex. NVIDIA DLSS 3 memberikan peningkatan kecepatan pada game dengan kualitas gambar tanpa kompromi. Dukungan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 4060 dengan MGP hingga 140W juga bisa meningkatkan performa grafis hingga 31%. Teknologi terkini yang dibenamkan tersebut, selain menawarkan pengalaman gaming yang kompetitif juga meningkatkan fleksibilitas dalam menghasilkan karya bagi konten kreator.

Sistem pendingin

foto: acer.com

Salah satu aspek penting dari laptop gaming adalah sistem pendingin. Maklum, laptop gaming dikenal sebagai perangkat yang mudah menghasilkan panas. Karena itu untuk solusinya Acer menempatkan manajemen suhu dengan mengandalkan sistem pendingin yang efisien.       

Di mana Predator Helios Neo 16 mengandalkan kipas 3D Aeroblade generasi ke-5 untuk menjaga performa tetap optimal. Kipas ini mampu mengalirkan udara 10% lebih banyak dibanding generasi sebelumnya, dan 55% lebih baik dibanding kipas laptop gaming pada umumnya.

Nah kipas 3D Aeroblade generasi ke-5 ini hadir dengan 89 bilah dengan ketipisan hanya 0.08mm, memastikan performa CPU tetap maksimal saat digunakan untuk aktivitas multitasking. Untuk membantu sistem pendingin tetap optimal, Predator Helios Neo 16 juga dilengkapi liquid thermal untuk lebih memaksimalkan pembuangan udara panas disekitar prosesor dan kartu grafis. Dengan konfigurasi sistem pendingin tersebut, Predator Helios Neo 16 mampu menangani masalah panas berlebih secara signifikan.

Advertisement


(brl/red)