Inilah 5 Macam teknologi fast charging smartphone, baterai terisi secepat kilat

Advertisement

Techno.id - Di era modern ini, perangkat smartphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kemajuan teknologi yang pesat tidak hanya mempengaruhi desain dan performa perangkat, tetapi juga menciptakan kebutuhan baru dalam hal efisiensi daya.

Salah satu tantangan utama pengguna smartphone adalah masa pakai baterai yang terbatas, yang seringkali membutuhkan pengisian daya yang cepat dan efisien. Teknologi fast charging telah menjadi salah satu fitur yang sangat dicari pengguna smartphone modern.

Dengan mobilitas yang tinggi, kecepatan pengisian baterai menjadi krusial untuk memastikan pengguna selalu terhubung dan produktif. Berikut Techno.id membagikan 5 macam teknologi fast charging yang membuat pengisian baterai smartphone menjadi lebih efisien dan cepat, Jumat (08/12).

1. Quick Charge (Qualcomm)

foto: qualcomm.com

Quick Charge adalah salah satu teknologi fast charging yang dikembangkan Qualcomm. Ditemukan pada sebagian besar smartphone Android, Quick Charge mampu mengisi daya baterai dengan cepat. Versi terbaru dari Quick Charge bahkan dapat memberikan daya tambahan dalam waktu singkat, membuat pengisian baterai menjadi lebih efisien dan praktis.

2. Dash Charge (OnePlus)

foto: tokopedia.com

Dash Charge adalah teknologi fast charging yang dikembangkan OnePlus. Salah satu keunggulannya adalah kemampuannya untuk menjaga suhu baterai tetap rendah selama pengisian, sehingga mengurangi risiko overheating. Dengan menggunakan kabel dan charger khusus dari OnePlus, pengguna dapat mengisi daya baterai secara signifikan hanya dalam beberapa menit.

3. Super VOOC Flash Charge (Oppo)

foto: oppo.com

Super VOOC Flash Charge merupakan inovasi dari Oppo yang memungkinkan pengisian daya sangat cepat. Teknologi ini menggunakan arus tinggi untuk mengisi baterai dengan kecepatan luar biasa. Oppo terus mengembangkan Super VOOC, memberikan pengguna pengalaman pengisian daya yang lebih efisien dan aman.

4. Warp Charge (OnePlus)

foto: oneplus.com

Warp Charge adalah teknologi fast charging lainnya dari OnePlus, dirancang untuk memberikan pengalaman pengisian daya yang lebih cepat dan efisien. Warp Charge mampu mempertahankan kecepatan pengisian bahkan saat pengguna sedang menggunakan ponsel mereka, memungkinkan mereka tetap aktif tanpa khawatir kehabisan daya.

5. Adaptive Fast Charging (Samsung)

foto: samsung.com

Adaptive Fast Charging merupakan teknologi pengisian cepat yang dikembangkan Samsung. Teknologi ini secara otomatis menyesuaikan tingkat daya yang diperlukan oleh perangkat, memberikan kecepatan pengisian maksimal tanpa merusak baterai. Dengan menggunakan kabel dan charger yang sesuai, pengguna dapat mengisi daya baterai Samsung mereka dengan efisien.

Dengan adanya berbagai teknologi fast charging ini, pengguna smartphone kini dapat mengisi daya baterai mereka dengan cepat dan efisien, memungkinkan mereka tetap terhubung dan produktif dalam berbagai situasi. Meskipun teknologi ini terus berkembang, keamanan dan keberlanjutan baterai tetap menjadi fokus utama dalam pengembangan fitur pengisian cepat ini.

(magang/rama prameswara)

 

Advertisement


(brl/red)