XL prediksi iklan digital bakalan jadi tren masa depan

Advertisement

Techno.id - Industri digital yang berkembang membawa potensi besar yang menggiurkan. Beragam konten digital jadi konsumsi utama bagi sebagian masyarakat pengguna perangkat pintar jadi sebab potensi besar yang ada di industri yang baru tumbuh tersebut.

Hal itu melahirkan sebuah peluang bisnis baru yang tak kalah menggiurkan, iklan digital. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara nilai total iklan digital yang ada di Indonesia mencapai lebih dari US$ 800 juta.

Potensi besar yang ada di industri digital itu tak luput dari pandangan XL Axiata. Operator telekomunikasi itu mengaku siap melakukan ekspansi dan melakukan pengembangan di ranah bisnis layanan digital maupun iklan digital.

"Sekarang layanan digital berhasil memberikan kontribusi sebesar 4 persen daru total pendapatan XL. Kita harapkan di tahun 2018, angkanya akan tumbuh jadi 7 persen. Meski saat ini kontribusi layanan digital masih kecil, tapi ini merupakan layanan dengan tingkat pertumbuhan terbesar," papar Ongki Kurniawan, Direktur dan Chief Digital Services Officer.

Retno Wulan, Head of Mobile Advertising Digital Services XL
© 2016 techno.id/Denny Mahardy

Ditambahkan Retno Wulan selaku Head of Mobile Advertising Digital Services XL, iklan digital menyumbang angka 40 persen dari total 4 persen kontribusi pendapatan XL di layanan digital.

"Iklan digital itu merupakan industri yang agnostik. Kita tidak hanya melayani kebutuhan perusahaan, kita juga kerjasama dengan operator lain demi memenuhi kebutuhan klien," papar Wulan.

Sepanjang tahun 2015, XL telah berhasil menjaring 3.000 ribu merek untuk beriklan melalui layanan iklan digital yang disediakannya. "Tahun ini kita targetkan meningkat dua kali lipat, jadi kita mau ada 6.000 ribu merek yang beriklan di platform iklan digital AdReach milik XL," ujar Wulan.

Wanita berkerudung itu mengaku telah menyiapkan serangkaian strategi supaya bisa mencapai target jumlah pemasang iklan di platform iklan digital miliknya. "Edukasi dan peningkatan awareness bakalan kita lakukan secara berkesinambungan supaya iklan digital berkembang lebih pesat," tandasnya.

 

Advertisement


(brl/red)