Tesla Model S terbakar saat mengisi ulang dengan supercharger

Advertisement

Techno.id - Tesla telah memiliki stasiun supercharger di sebagian besar negara-negara di mana mobil listriknya dijual. Sementara itu, supercharger dikenal efisien karena dapat melakukan pengisian ulang dengan cepat.

Yang perlu diingat, secanggih apapun teknologi buatan Tesla, supercharger tetap tak bisa luput dari kecelakaan teknis. Salah satu contohnya seperti kecelakaan yang baru-baru ini menimpa seorang pemilik Tesla Model S di Norwegia.

Menurut media lokal NRK (02/01), mobil Tesla Model S terbakar saat melakukan pengisian baterai di sebuah stasiun supercharger. Kendati demikian, beruntung insiden ini tidak memakan satupun korban jiwa.

Melalui akun resmi Reddit, pihak Tesla Motors mengklaim bahwa stasiun supercharger itu pada dasarnya didirikan untuk bersifat 'sementara'. Alhasil, standarisasi insfrastruktur yang digunakan juga berada di bawah stasiun 'permanen'.

Perusahaan otomotif AS itu menambahkan, stasiun supercharger 'permanen' sudah dibangun dengan standar infrastruktur yang memadai. Faktanya, ribuan stasiun yang sudah beroperasi di tempat lain tidak pernah mengalami insiden apapun.

Hingga saat ini, masih belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran Tesla Model S di Norwegia tersebut. Pihak Tesla Motors mengaku masih akan mendalami kasus ini dan sesegera mungkin menginformasikannya kepada publik.

Advertisement


(brl/red)