Shopee prioritas kembangkan platform mobile dibanding situs

Advertisement

Techno.id - Berbeda dengan pemain pendahulu dalam industri e-commerce, Shopee memilih untuk fokus dalam pengembangan aplikasi smartphone terlebih dahulu baru kemudian ke desktop. Hal tersebut dipilih oleh Shopee bukan tanpa alasan. Chris Feng, CEO Shopee, meyakini bahwa tren e-commerce ke depannya akan lebih ke platform mobile dibanding situs.

Selain itu, faktor penjualan melalui perangkat mobile di Indonesia yang mencapai 56 persen dan perkembangan penjualan global ritel e-commerce yang diperkirakan akan meningkat hingga 64.3 persen di tahun 2016 menjadi alasan penentu Shopee memilih gebrakan tersebut.

Lebih lanjut, Feng mengatakan bahwa terdapat pergeseran desktop ke mobile. “Saat ini, pengguna lebih sering mengoperasikan perangkat mobile yang notabene jumlahnya lebih besar daripada PC. Di Cina 70 persen transaksi terjadi di mobile dan Indonesia akan menyusul serupa itu karena PC sudah menjadi platform kedua. Perangkat mobile atau smartphone akan jadi main platform di Indonesia.”

Sementara itu, pihaknya mengungkapkan dengan interface intuitif dari Shopee, siapapun dapat membeli dan menjual kurang dari 30 detik. Dilengkapi beragam fitur juga turut memudahkan pengguna dalam menikmati layanan yang ada.

Saat ini, di Indonesia Shopee telah digunakan lebih dari 1.3 juta pengguna dengan total 4 juta pengunduh dengan 700 ribu list barang dari 400 ribu penjual. Untuk di kawasan Asia Tenggara terdapat sekitar 30 persen pengguna yang telah mendaftarkan barang untuk dijual dengan lebih dari 3 juta produk terdaftar.

Advertisement


(brl/red)