Rusia ingatkan warganya untuk berhati-hati menggunakan meme

Advertisement

Techno.id - Roskomnadzor, lembaga media regulator dan pengawasan telekomunikasi Rusia mengingatkan kepada warganya bahwa memublikasikan meme para tokoh yang tidak sesuai dengan fakta adalah ilegal.

Pengumuman yang telah dimuat di sosial media Rusia VKontakte dan telah dipublikasikan oleh Washington Post ini menjelaskan, Rusia memiliki hukum negara yang berlaku untuk mengatur bagaimana gambar seseorang dalam bentuk meme boleh didistribusikan ke publik.

"Gambar dalam bentuk meme yang mengandung data bersifat privasi, merugikan martabat dan kehormatan akan dianggap melanggar hukum," tulis Roskomnadzor seperti dikutip oleh Washington Post.

Sekadar informasi bahwa Roskomnadzor adalah sebuah lembaga yang selama tiga tahun terakhir telah diberi wewenang oleh pemerintah Rusia untuk mengatur dan mengawasi kebijakan publik. Lembaga ini juga dikenal 'menyeramkan' karena beberapa kebijakannya yang sempat mengundang kontroversi.

Tahun 2012 silam, Roskomnadzor pernah diperintahkan untuk membuat daftar blacklist bagi situs yang berpotensi merugikan kepentingan Rusia dan pada akhirnya lebih dari 180 situs telah diblokir oleh lembaga ini. Selain itu pada pertengahan 2014 lalu, Rusia telah mengesahkan Undang-Undang yang mengatakan, bagi para blogger yang memiliki pembaca harian sebanyak 3.000 atau lebih harus mendaftarkan diri ke Roskomnadzor untuk memudahkan pemerintah Rusia dalam melakukan pengawasan.

Kebijakan baru tentang meme ini bermula dari sebuah kasus yang melibatkan penyanyi Rusia, Valeri Syutkin. Syutkin menggugat sebuah situs kebudayaan asal Rusia karena telah menyebarkan gambar meme yang dianggap membawa unsur fitnah. Hakim kemudian memutuskan untuk mendukung Syutkin dan meminta lembaga Roskomnadzor untuk memperbarui hukum tentang data privasi.

Namun menariknya Washington Post yang juga memublikasikan berita kebijakan ini beranggapan lain. Washington Post mengungkapkan bahwa seseorang yang percaya bahwa gambar mereka sedang digunakan sebagai bahan lelucon meme tidak dapat melaporkan para pelaku ke Roskomnadzor dan menuntut mereka. Hal ini karena situs web pada dasarnya memiliki wewenang untuk memblokir konten yang bersifat menyinggung.

"Selebriti atau tokoh lainnya harus melaporkan meme seorang diri, yang juga berarti bahwa beberapa meme masih dapat digunakan jika mereka tidak dilaporkan." tambahnya.

Advertisement


(brl/red)