Penelitian terbaru sebut nasi dapat sebabkan kanker!

Advertisement

Techno.id - Nasi adalah makanan pokok utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Ya, makanan dari beras ini sudah menjadi menu wajib setiap harinya. Bahkan, tidak sedikit orang Indonesia merasa hambar ketika menyantap makanan yang tak dilengkapi nasi.

Kendati demikian, tidak sedikit penelitian kesehatan yang menyarankan agar tidak mengonsumsi nasi secara berlebihan. Pasalnya, nasi mengandung zat gula tersembunyi yang dapat menyebabkan penyakit diabetes atau lemak berlebihan.

Lebih jauh, sebuah penelitian terbaru dari Inggris bahkan menyebutkan bahwa nasi kini dapat menyebabkan kanker. Intinya, proses menanak nasi yang salah akan menimbulkan berbagai macam penyakit termasuk kanker.

Penelitian yang dimotori Profesor Andy Meharg dari Queens University Belfast mengatakan, di setiap butir beras sebagian besar masih mengadung zat arsenik. Adapun arsenik ini sendiri terkandung dalam pestisida yang banyak digunakan untuk membasmi hama.

"Kontaminasi zat (arsenik) ini secara berlebihan dapat menyebabkan bahaya kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes, terutama kanker prostat dan kanker paru-paru," ujar sang profesor sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Senin (23/07/2015).

Ia pun menganjurkan, mencuci atau membersihkan secara lebih seksama dan mengolah secara tradisional ialah cara terbaik untuk menghasilkan nasi yang benar-benar sehat. Menanak nasi menggunakan rice cooker lebih baik dikurangi karena air panas yang merendam beras dapat menimbulkan kontaminasi zat arsenik lebih banyak.

Advertisement


(brl/red)