Miris, smartphone 4G lokal masih kurang diminati

Advertisement

Techno.id - Gencarnya dorongan ekosistem 4G oleh pemerintah telah memacu berbagai produsen smartphone melahirkan handset yang mendukung teknologi 4G, termasuk vendor lokal. Sebut saja Polytron dan Venera sebagai brand lokal yang sudah meluncurkan produk berbasis 4G ke pasar Indonesia.

Namun, Telkomsel sebagai operator telekomunikasi yang telah menyediakan layanan berbasis 4G LTE menyebutkan bahwa merek lokal masih kurang diminati pasar. Hal itu terlihat dari jumlah produk yang dipasarkan melalui bundling dengan layanan 4G LTE miliknya.

"Kami kerja sama dengan banyak vendor lokal juga. Tapi ternyata pelanggan tetap lebih pilih produk dari merek terkenal seperti Apple, Samsung, LG, Sony dan BlackBerry," ujar Yudi C. Anwar, GM Strategy Marketing Telkomsel di acara diskusi 4G bersama awak media di kantor Telkomsel, Jakarta.

Secara rinci, Apple disebutkan masih paling populer karena mendominasi angka penjualan produk bundling Telkomsel. Sedangkan BlackBerry yang dulunya mendominasi, kini mulai kehilangan pasar karena Android dan iOS sukses menguasai pasar 4G.

"Sudah ada 95.000 produk bundling Telkomsel yang berhasil dijual. Rinciannya, Apple sekitar 31 persen, Samsung 21 persen, Sony 18 persen, LG 15 persen, dan BlackBerry yang tak terduga masih cukup tinggi penjualannya, yakni 13 persen," terang Yudi saat dijumpai tim Techno.id, Rabu (29/07/2015).

Pihak Telkomsel saat ini mengaku masih berusaha untuk mendorong jumlah pelanggan layanan 4G agar lebih banyak. Sejauh ini, pelanggan 4G Telkomsel sudah ada di kisaran 800 orang. Sangat kecil jika dibandingkan dengan total pelanggan Telkomsel di seluruh Indonesia yang mencapai 140 jutaan.

Advertisement


(brl/red)