Mengapa Safety Check Facebook tak aktif di tragedi Jakarta?

Advertisement

Techno.id - Seperti diketahui, tragedi bom Paris yang terjadi di akhir 2015 lalu berhasil menyedot perhatian dunia. Raksasa internet seperti Facebook bahkan hingga turun tangan memberikan bantuan melalui fitur "Safety Check".

Baru-baru ini, tragedi yang sama kembali terulang di jantung ibukota Jakarta, Indonesia. Fakta menariknya, fitur Safety Check ternyata tidak diaktifkan oleh Facebook layaknya tragedi Paris.

Tagar #safetycheckJKT pun langsung menjadi trending topic di beberapa media sosial seperti Twitter. Tujuannya tak lain adalah mempertanyakan sikap Facebook yang tidak mengaktifkan fitur Safety Check.

Menurut laman The Washington Post (14/01), Wakil Presiden Facebook, Alex Schultz, mengatakan bahwa fitur Safety Check bekerja melalui tiga kriteria. Mereka adalah lingkup, skala, dan dampak tragedi.

Dari ketiga kriteria itu, jumlah korban tragedi Jakarta memang jauh lebih sedikit ketimbang tragedi Paris. Jika jumlah korban di Jakarta sebanyak tujuh orang, jumlah korban di Paris bahkan mencapai ratusan orang.

Tentu saja, kriteria ini langsung menuai kritik. Pasalnya, Facebook menjadikan jumlah korban sebagai salah satu tolak ukurnya. Padahal, banyaknya pembicaraan tentang suatu hal juga dapat dinilai sebagai sebuah 'tragedi'.

Advertisement


(brl/red)