Mendag bakal tiru strategi AS dalam pengembangan industri digital

Advertisement

Techno.id - Perhatian Thomas Lembong terhadap industri digital ternyata begitu tinggi. Menteri Perdagangan itu menyatakan ingin berkontribusi semaksimal mungkin di sektor ini. Caranya yaitu dengan mengadopsi strategi industri berbasis online, termasuk e-commerce di dalamnya, seperti yang pernah diterapkan di Negeri Paman Sam pada pertengahan 1990.

Sebagai gambaran, di era tersebut industri digital tumbuh besar berkat lahir dan digunakannya internet secara luas. Ia pun menyebut dua faktor yang akan ia pelajari dan adopsi.

"Di AS, ada dua aspek yakni light touch dan safe harbor," Thomas berujar pada wartawan Antara (18/01/16).

Penerapan konsep 'light touch', menurut Thomas, adalah bentuk dukungan pemerintah dengan cara memberikan ruang yang luas pada industri digital untuk bereksperimen. Di sisi lain, 'safe harbor' hadir sebagai konsekuensi eksperimen itu. Rincinya, ketika ada pihak yang dirugikan dalam eksperimen tersebut, maka pihak yang merugi itu tidak dapat memperkarakan kerugian yang dialami selama tak ada indikasi penipuan dari pihak lain.

"Eksperimen pasti banyak yang gagal, dan ketika gagal pasti ada pihak yang dirugikan. Tetapi jangan langsung jadi perkara. Itu makna utama dari safe harbor, ada perlindungan, asal dengan tidak dengan niat buruk," imbuhnya.

Nah, realisasi keinginan Mendag ini dituangkan dalam dukungan terhadap pemberian regulasi yang tidak memberatkan. Masih menurut Lembong, lebih baik menerapkan aturan yang sederhana tetapi diperketat sehingga pelaku UKM masih punya kans untuk berkembang dan perusahaan besar tak bisa macam-macam.

Advertisement


(brl/red)