Lensa kembar, inikah masa depan kamera smartphone?

Advertisement

Techno.id - Seberapapun bagusnya review kamera ponsel yang beredar, fakta di lapangan adalah, banyak kamera ponsel yang ternyata tak mampu menghasilkan kualitas gambar yang baik, atau setidaknya, tak sebagus review yang ditulis. Penyebabnya antara lain adalah resolusi yang tak memadai, atau tak seperti yang dituliskan pada spesifikasi.

Permasalahan tersebut dijawab oleh sebuah perusahaan bernama Corephotonics, dengan meluncurkan lensa kembar yang bisa disematkan pada ponsel pintar masa kini. Seperti yang telah diberitakan oleh DIY Photography, tentu saja hal ini tidak semudah hanya menambahkan lensa begitu saja pada ponsel.

Banyak hal yang harus dipertimbangkan seperti meningkatkan kecepatan buka rana dan mengunci fokus, serta kestabilan lensa saat digunakan untuk mengabadikan momen. Dan yang tak kalah penting adalah, bagaimana kualitas digital zoom-nya?

Ilustrasi motor auto fokus dan image stabilizer
© 2016 diyphotography.net/diyphotography.net

Perbaikan kualitas zoom tersebut juga sedang dikembangkan oleh Corephotonics, agar hasilnya bisa lebih mendekati optical zoom, dengan tidak mengesampingkan detil serta ketajaman gambar. Hanya itu saja kah?

Dalam kondisi low light, kedua lensa ini menangkap gambar yang sama, namun dengan noise pattern yang berbeda. Artinya, jika kedua frame tersebut digabungkan, maka hasilnya tentu akan semakin meningkatkan kualitas gambar, sehingga pengguna tetap akan mendapatkan detil serta tekstur gambar yang lebih baik dibanding hanya menggunakan 1 lensa saja.

Sebenarnya, cara ini terinspirasi dari sebuah fitur dalam Adobe Photoshop yang bernama Median. Fitur ini menggabungkan beberapa gambar dengan angle yang sama, lalu 'membersihkan' objek-objek yang mengganggu point of interest agar hasilnya bisa lebih bersih.

Kabarnya, ponsel yang sudah mulai menerapkan teknologi lensa kembar ini adalah LG G5 serta iPhone 7. Satu hal yang jelas, teknologi ini bakal diterapkan dan memegang peranan penting dalam perkembangan kamera smartphone di masa yang akan datang.

 

Advertisement


(brl/red)