Internet mahal akan disubsidi dana dari Universal Service Obligation

Advertisement

Techno.id - Belakangan, semakin ramai diperbincangkan tentang ketidakadilan kebijakan Telkomsel dalam penentuan tarif internet yang disesuaikan dengan zona. Persoalan yang cukup meresahkan pelanggan ini akhirnya mendapat perhatian lebih dari Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Salah satu anggota BRTI yang bernama Rochmad Purnomo, mengatakan bahwa persoalan tersebut sudah didiskusikan secara internal di BRTI. Salah satu jalan keluarnya yakni memanfaatkan dana Universal Service Obligation (USO). "Kita di internal sudah mendiskusikan hal ini dan ada beberapa opsi regulasi salah satunya dengan memanfaatkan dana USO," ujarnya seperti yang disadur dari Merdeka (28/7/15).

Namun, jangan senang dulu, pasalnya penggunaan dana USO belum tentu dipakai untuk memecahkan permasalahan tarif internet yang kemahalan. "Namun kami masih perlu mempelajari mekanisme yang tepat. Intinya, kami harus menyeimbangkan kepentingan masyarakat, operator, dan pemerintah," katanya.

Persoalan ini juga telah dibicarakan dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara. Namun, Rudiantara enggan berkomentar untuk menanggapi ketidakadilan kebijakan internet mahal. "Nanti saja ya komentar soal itu. Rabu besok (29/07) kita kan ngumpul bareng operator. Bisa diupdate di situ," ujarnya.

Advertisement


(brl/red)