Ilmuwan Kanada mampu membuat morfin dari gula

Advertisement

Techno.id - Di mana ada semut, di situ ada gula. Ungkapan ini sering dijumpai ketika ada sesuatu yang manis pasti banyak disukai orang. Gula memang manis dan tanaman yang menghasilkan gula begitu mudah didapat di Indonesia. Namun, tahukah Anda jika gula ternyata bisa diubah menjadi morfin (obat penghilang rasa sakit)?

Penelitian terbaru ini dilakukan oleh para ilmuwan dari University of California Berkeley dan Concordia University di Kanada. Penelitian mereka menunjukkan bahwa ragi yang telah direkayasa genetika kemudian dicampur gula dapat digunakan untuk fermentasi opioid. Opioid sendiri merupakan zat-zat yang sifatnya mirip dengan morfin.

Morfin yang dibuat dari gula ini terbukti lebih murah, tidak terlalu membuat candu, lebih aman, dan lebih efektif untuk obat penghilang rasa sakit, seperti yang disadur dari Engadget (18/5/15).

Namun, ternyata pembuatan morfin dari gula ini tidak semudah yang dibayangkan. Menurut laporan The New York Times, membuat opioid keluar dari gula dan ragi jauh lebih sulit dibandingkan membuat bir di ruang bawah tanah karena fermentasi ragi membutuhkan perlakuan yang unik.

Di sisi lain, sebenarnya beberapa pihak mengkhawatirkan pembuatan morfin dari gula ini bisa dijadikan heroin atau obat terlarang yang membahayakan. Oleh karena itu, para ilmuwan bekerja sama dengan pihak berwenang agar temuan ini nantinya tidak disalahgunakan.

Advertisement


(brl/red)