Ilmuwan ciptakan mikrobaterai 3D sebesar ujung jari

Advertisement

Techno.id - Baterai merupakan bagian dari perangkat untuk menyimpan suatu energi. Seiring berkembangnya teknologi, beberapa perangkat dibuat dengan berbagai bentuk yang lebih kecil agar dapat menghemat tempat. Tak terkecuali perkembangan sebuah baterai. Belakangan ini, para ilmuwan tengah mengembangkan sebuah baterai yang berukuran tidak lebih besar dari ujung jari orang dewasa.

Para peneliti yang berasal dari University of Illinois, Amerika Serikat telah menciptakan mikrobaterai 3D yang sangat tipis dengan performa tinggi. Tim peneliti berharap agar baterai mini ini bisa dijadikan sumber daya untuk mikrochip, seperti yang dilaporkan oleh Slashgear (12/5/2015).

Jika sebelumnya, mikrochip selalu membutuhkan konsumsi daya yang terpisah, sekarang perangkat tersebut dapat dijadikan satu dengan baterai. Nantinya, temuan ini bisa digunakan sebagai sumber daya pada aktuator mikro otonom, sensor wireless, monitor, dan peralatan medis portabel serta implan.

"Mikrobaterai 3D ini memiliki kinerja yang luar biasa dan kami pikir itu akan menjadi sangat penting untuk banyak aplikasi," ungkap Paul Braun, seorang profesor ilmu dan teknik material di University of Illinois.

Mikrobaterai 3D sendiri dibuat dengan teknik menggabungkan litografi hologram 3D dan foto-litografi 2D.Teknik terbaru ini dinilai ampuh untuk menciptakan baterai mini dengan ketebalan hanya 10 mikrometer. Mikrobaterai 3D juga diklaim mampu menciptakan arus listrik sebesar 0,5 mA yang cukup kuat untuk menyalakan sebuah LED.

Advertisement


(brl/red)