Driver jadi korban penembakan, ini tanggapan pihak Go-Jek

Advertisement

Techno.id - Sabtu sore tadi (13/2/16), seorang driver Go-Jek dilaporkan telah menjadi korban penembakan orang tak dikenal di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Diduga driver Go-Jek tersebut hendak menjadi korban perampasan motor alias begal.

Menanggapi peristiwa yang terjadi pada driver-nya, pihak Go-Jek mengungkapkan keprihatinannya dalam keterangan resmi seperti berikut ini.

"Kami bersedih dan sangat prihatin atas kejahatan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab terhadap mitra driver GO-JEK Sabtu (13/2/16) sore ini di kawasan Kemang. Prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan mitra driver," ujar pihak Go-Jek.

Dalam keterangan resminya, pihak Go-Jek mengatakan jika hingga pukul 8 malam tadi, driver yang menjadi korban telah siuman dan berada dalam pengawasan ketat para dokter. Tim Go-Jek dikabarkan sedang berada di rumah sakit untuk memberikan dukungan kepada driver dan keluarganya.

Lebih lanjut, pihak manajemen mengatakan akan menanggung biaya perawatan rumah sakit untuk korban dan berharap supaya kasus dapat diusut secara tuntas oleh pihak kepolisian.

"Kami berharap kasus ini dapat diusut secara tuntas oleh pihak kepolisian dan kami akan bersedia untuk bekerja sama memberikan informasi, bila dibutuhkan," jelas pihak Go-Jek.

Sekadar informasi, korban diketahui menderita luka tembak di pelipis kiri. Sebelum jatuh tertembak, korban sempat terlibat cekcok dengan pelaku. Tak berselang lama pelaku diketahui langsung menembakkan senjatanya ke arah pelipis kiri driver Go-Jek tersebut.

Advertisement


(brl/red)