Apple diam-diam menyiapkan chatbot AI bernama “Apple GPT” berbasis fondasi Ajax  

Advertisement

Techno.id - Pertarungan teknologi kecerdasan buatan (AI) kini semakin masif. Sejumlah perusahaan teknologi terus mengembangkan dan memperbarui chatbot milik mereka. Sebut saja OpenAI yang didukung Microsoft dengan ChatGPT. Lalu ada juga Bard milik raksasa teknologi Google. Belakangan, Meta juga memperkenalkan Llama 2. 

Lantas muncul pertanyaan, mengapa Apple tidak mau bertarung di ranah tersebut? Jangan salah, ternyata Apple secara diam-diam juga mengembangkan alat kecerdasan buatan yang mungkin dapat bersaing dengan OpenAI, Google, dan perusahaan lainnya.

Apple kini sedang mengrjakan proyek chatbot AI baru yang kabarnya dinamai “Apple GPT.” Apple ternyata selama ini juga mengerjakan fondasinya untuk mengembangkan model bahasa yang masif, sistem berbasis AI yang menjadi inti dari produk baru seperti ChatGPT dan Google Bard.

foto: unsplash/zhang kaiyv

Karena kekhawatiran atas keamanan AI generatif, chatbot tersebut kabarnya saat ini hanya tersedia untuk karyawan Apple dengan otorisasi khusus. Cuma beberapa karyawan Apple saja yang menggunakan chatbot ini untuk membantu pembuatan prototipe produk. Chatbot tersebut kabarnya dapat digunakan untuk meringkas teks dan memberikan jawaban atas pertanyaan.

Namun seperti dilaporkan The Wall Street Journal, Apple melarang karyawannya untuk menggunakan ChatGPT secara internal pada awal tahun ini dan lebih memilih menggunakan GitHub Copilot milik Microsoft, sebuah bantuan penulisan kode AI.

Apple mengembangkan layanan chatbot “Apple GPT” tersebut dengan basis Ajax, yang dibangun di atas Google Jax. Rupanya, AI Ajax ini telah dikembangkan sejak tahun lalu. Nah untuk mengatasi keterlambatannya masuk ke dalam bidang ini, Apple mulai meletakkan fondasi untuk layanan AI dengan kerangka kerja Ajax yang pertama kali dibuat tahun lalu untuk menyatukan pengembangan pembelajaran mesin di Apple.

foto: unsplash/ilya pavlov

Pekerjaan pada Ajax telah membantu meningkatkan pencarian, Siri, dan Maps dan sekarang digunakan untuk membuat model bahasa yang besar dan berfungsi sebagai fondasi untuk alat bergaya ChatGPT.

Apple terkesan sangat hati-hati dalam mengembangkan chatbot miliknya ini karena masalah privasi dan akurasi. Karena Apple tidak ingin seperti ChatGPT yang menunjukkan potensi besar di bidang generatif AI namun agak melalaikan akurasi. Jika proyek ini berjalan mulus, maka peluncuran iOS 18 di WWDC 2024 akan menjadi pengumuman yang menarik untuk disimaksekaligus untuk menguak kehadiran Apple GPT. 

Advertisement


(brl/red)