5 Alasan mengapa pengguna iPhone jarang memakai casing, sebagai simbol status

Advertisement

Techno.id - Kebanyakan pengguna iPhone lebih memilih untuk tidak menggunakan casing tambahan. Meskipun menggunakan casing adalah hal yang biasa, tetapi banyak pengguna iPhone enggan memakainya

Alasannya, karena mereka ingin mempertahankan kondisi dan tampilan ponsel cerdas mereka yang ramping dan mengkilap. Berikut beberapa alasan pengguna iPhone tidak ingin menggunakan casing yang dirangkum Techno.id dari berbagai sumber.

1. Apple terus meningkatkan ketahanan jatuh iPhone

foto: freepik/azerbaijan-stockers

Apple dulu terkenal karena menggunakan layar yang lemah. Sebagian besar ponsel cerdas rusak selama pengujian jatuh. Umumnya perangkat iPhone mengalami retakan yang panjang dan dalam lebih cepat. Oleh karena itu, kebutuhan akan pelindung layar dan casing menjadi penting.

Meskipun masih ada beberapa kebenaran pada stereotip ini, tetapi Apple membuat peningkatan daya tahan yang signifikan selama beberapa tahun terakhir. Misalnya, Apple merilis iPhone dengan kaca depan pelindung keramik pada tahun 2020. Teknologi ini membuat iPhone 12 dan model yang lebih baru lebih tahan terhadap tetesan air, goresan, dan keausan normal.

2. Casing membuat iPhone menjadi lebih cepat panas

foto: freepik/mateus andre

iPhone cenderung cepat panas. Perangkat akan terasa hangat setelah menonton video 4K, memainkan game dengan grafis berat, atau saat menjalankan aplikasi GPS. Tidak jarang pengguna harus membiarkan iPhone mereka untuk beristirahat ketika menunjukkan tanda-tanda panas berlebih.

Selain itu, iPhone juga cepat panas ketika pengguna membuka aplikasi dan game intensif CPU di ponsel mereka untuk waktu yang lama. Akibatnya, Iphone juga menjadi lebih panas.

Karena itu banyak pengguna tidak ingin menggunakan casing. Sebab akan semakin meningkatkan suhu perangkat. Sebaliknya, casing juga menyebabkan proses pendinginan berjalan lambat.

3. iPhone tanpa casing adalah simbol status

foto: freepik

Alasan lain mengapa pengguna iPhone enggan menggunakan casing karena ingin menunjukkan simbol status. Tren tersebut bersumber dari berbagai kepercayaan. Beberapa orang menganggap casing terlihat murahan, sementara yang lain hanya ingin meniru selebritas dengan iPhone telanjang tanpa casing.

Bahkan, Majalah Time pernah menulis tentang tokoh kaya dan terkenal seperti Elon Musk dan Jay-Z yang membawa iPhone mereka tanpa casing.

4. iPhone tanpa casing memiliki daya tarik estetika

foto: freepik

iPhone “telanjang” memiliki desain yang cantik. Pengguna terobsesi dengan hasil akhir perangkat mereka yang ramping, mengkilap, dan tepi yang tajam dan tegas, sedemikian rupa sehingga mereka akan membuang casing. Bagi mereka, estetika lebih penting daripada perlindungan.

5. Pengguna iPhone lebih sering memutakhirkan perangkat

foto: freepik/pressahotkey

Sebagian besar konsumen iPhone akhir-akhir ini sering mengupgrade ponsel. Mereka memiliki sedikit insentif untuk berinvestasi dalam perlindungan perangkat jangka panjang.

Sebuah studi longitudinal yang dilakukan SlashGear menunjukkan bahwa 55,47% pengguna iPhone akan membeli perangkat baru setiap dua hingga tiga tahun. Artinya, mereka lebih memilih berinvestasi pada perangkat ketimbang aksesoris iPhone yang belum tentu terpakai lagi ketika mereka mengganti perangkat baru.

Advertisement


(brl/red)