5 Alasan mengapa Microsoft tidak mengeluarkan Windows 9

Advertisement

Techno.id - Pada tahun 2015, Microsoft secara mengejutkan mengumumkan Windows 10 sebagai penerus Windows 8.1, tanpa merilis Windows 9. Keputusan ini memicu banyak spekulasi dan pertanyaan di kalangan pengguna dan pengamat industri teknologi. Mengapa Microsoft memutuskan melewatkan Windows 9 dan langsung meluncurkan Windows 10? Berikut beberapa alasan di balik keputusan tersebut, Kamis (19/10).

1. Perbaikan citra Windows

 

foto : microsoft.com

Windows 8.1 mendapatkan banyak kritik negatif dari pengguna karena perubahan drastis dalam antarmuka pengguna dan masalah kegunaan. Microsoft ingin menghindari asosiasi negatif dengan ‘Windows 9’ dan memulai dari awal dengan Windows 10. Tujuannya untuk memberikan kesan bahwa ini adalah perangkat lunak yang benar-benar baru.

2. Mengikuti aturan perangkat lunak

foto : freepik

Sebagian besar perangkat lunak dikembangkan untuk kompatibilitas dengan versi sebelumnya, dan banyak aplikasi dan perangkat keras memiliki kode yang memeriksa versi Windows yang diinstal. Jika Microsoft merilis Windows 9, beberapa aplikasi dan perangkat keras mungkin mengalami masalah karena menganggapnya sebagai kelanjutan dari Windows 95 atau Windows 98.

3. Pembaharuan yang revolusioner

foto : freepik

Dengan melewatkan Windows 9, Microsoft ingin memberi kesan bahwa Windows 10 adalah langkah besar dalam evolusi sistem operasi mereka. Ini juga memudahkan pengguna dan pengembang dalam memahami dan mengadopsi versi baru ini, menjauhkan mereka dari perasaan bahwa Windows 10 hanya sebuah pembaruan kecil dari Windows 8.1.

4. Fokus pada inovasi

foto : freepik/rawrpixel.com

Windows 10 memperkenalkan banyak fitur baru dan perubahan signifikan, seperti Cortana, Windows Ink, dan antarmuka pengguna yang lebih baik. Microsoft mungkin merasa bahwa meluncurkan Windows 9 dapat mengaburkan pesan mereka tentang inovasi dan perubahan yang signifikan yang dibawa Windows 10.

5. Penyelarasan dengan versi server

foto : freepik/macrovector

Windows Server juga mengikuti urutan penomoran yang sama dengan Windows Desktop. Karena sebelumnya ada Windows Server 2012 R2, penyelarasan dengan versi Server memungkinkan Microsoft untuk mengintegrasikan lebih baik solusi server dan desktop.

Dengan berbagai alasan ini, Microsoft memutuskan melewati Windows 9 dan meluncurkan Windows 10 sebagai sistem operasi utama berikutnya. Windows 10 mendapatkan sambutan positif dari banyak pengguna dan terus menerima pembaruan reguler hingga saat ini. Opsi tersebut menjadikannya salah satu versi Windows yang paling mapan dan canggih.

(magang/rama prameswara)

Advertisement


(brl/red)