4 Langkah mudah bangun dan pertahankan loyalitas konsumen via website

Advertisement

Techno.id - Di era digital seperti saat ini memiliki identitas online adalah salah satu keharusan. Nah, salah satu bentuk identitas online paling umum adalah website.

Ada baiknya bisnis saat ini sudah mulai memperhitungkan keberadaan website. Pasalnya, melalui website Anda bisa memasarkan produk yang sedang dijual dan tentunya pelanggan bisa mendapatkan informasi yang akurat mengenai produk Anda sehingga konsumen jadi lebih loyal terhadap produk bisnis Anda.

Sayangnya, tak semua orang memiliki kemampuan membangun dan merawat website dengan baik. Alih-alih mendongkrak image dan angka pembelian, website yang tak dibangun dan dirawat dengan baik justru bakal merugikan para pelaku bisnis.

Nah, berikut ini adalah beberapa langkah mudah yang bisa Anda pelaku bisnis lakukan untuk membangun dan merawat website. Penasaran langkah apa saja itu? Simak saja penjabarannya seperti dikutip dari siaran pers Verisign yang diterima Techno.id (16/3/16) berikut ini.

1. Mempertahankan kualitas konten

Website yang baik adalah website yang mampu menampilkan konten yang berkualitas dengan konsisten. Usahakan Anda selalu meng-update konten website Anda.

Namun, jika Anda tak memiliki waktu untuk memperbarui konten secara berkala maka pastikan jangan mengunggah konten yang terikat dengan waktu tertentu. Mengunggah konten yang 'basi' akan membuat pengunjung atau pelanggan Anda kehilangan minat.

Untuk itu, usahakan selalu mengunggah konten terbaru dan kurangi melakukan proses schedule konten terlebih jika konten yang hendak di publish merupakan konten up-to-date. Selain itu, jangan lupa untuk mempertahankan konten yang hendak Anda publish di konten, karena konten yang berkualitas akan membuat pengunjung betah berlama-lama dan akan dengan sendirinya kembali ke website Anda.

2. Selalu lakukan komunikasi dengan pelanggan

Loyalitas terbangun melalui kanal komunikasi yang menghubungkan pebisnis dan konsumen. Usahakan selalu mencantumkan detail kontak bisnis pada website dan menawarkan pelanggan untuk mendaftarkan diri agar bisa mendapatkan informasi terkini mengenai bisnis atau produk Anda.

Semakin sering Anda berinteraksi via website dengan konsumen maka semakin kuat pula hubungan yang terjalin.

3. Atasi permasalahan teknis dengan tenang

Permasalahan teknis hampir selalu akan Anda jumpai saat mulai mengelola bisnis via website. Hal ini biasanya akan membuat Anda sedikit frustasi karena biasanya pelanggan akan malas mengunjungi website saat tahu sedang ada gangguan.

Untuk mengatasi hal tersebut usahakan untuk selalu tenang dan jujur. Maksudnya, jangan gegabah saat mengambil keputusan dan usahakan selalu jujur kepada konsumen atas permasalahan yang Anda alami.

Saat Anda mengumumkan sendiri permasalahan teknis yang terjadi maka konsumen tak akan mencari informasi-informasi dari luar yang tak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Beritahu juga berapa lama waktu yang perlu dilakukan untuk memperbaiki website, sehingga konsumen bakal bisa memperkirakan sampai berapa lama mereka menunggu.

Jangan lupa, saat perbaikan sudah dilakukan selalu beritahu konsumen Anda supaya mereka bisa kembali mengakses website Anda sesegera mungkin.

4. Berikan penawaran menarik

Saat konsumen memiliki pengalaman buruk dengan website yang Anda kelola, maka usahakan beri mereka penawaran khusus untuk menarik perhatian mereka kembali. Misalnya, kirimi mereka email berupa kode voucher belanja yang dapat diperoleh jika mereka mengunjungi website kembali.

Langkah ini bisa dilakukan untuk mengembalikan rasa percaya konsumen dan mengarahkan mereka kembali ke website.

 

Advertisement


(brl/red)