Sesatkan banyak orang, apa yang terjadi pada Find My Phone?

Advertisement

Techno.id - Aplikasi Find My Phone telah banyak dgunakan sejak lama. Aplikasi yang satu ini konon bisa menemukan ponsel Anda yang hilang dengan memanfaatkan GPS yang tertanam di dalamnya. Namun baru-baru ini, aplikasi tersebut telah menyesatkan banyak orang.

Seperti yang telah diberitakan oleh Ars Technica pada hari Jumat (22/01/16), rumah pasangan Christina Lee dan Michael Saba yang terletak di Atlanta telah disantroni banyak orang asing. Mereka datang dengan marah, dan beberapa kali polisi pun datang ke rumah tersebut.

Pernah juga pasangan tersebut dipaksa untuk menunggu di luar rumah, semenatara polisi menggeledah rumah mereka atas dasar laporan dari seorang remaja yang kehilangan ponsel dan aplikasi Find My Phone telah menuntunnya ke rumah tersebut. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Rumah pasangan Christina Lee dan Michael Saba di Atlanta
© 2016 arstechnica.com/arstechnica.com

Ponsel-ponsel yang hilang tersebut tentu saja menggunakan berbagai macam provider seperti AT&T, Verizon, T-Mobile, Sprint, atau Boost Mobile. Anehnya, hingga saat ini masih belum ada satu pihak pun yang mau bertanggung jawab atas kesalahan tersebut.

Namun menurut seorang analis security bernama Ken Weston, kejadian tersebut bisa saja terjadi akibat triangulasi tower selular. Ia juga menambhakan bahwa kejadian serupa pernah terjadi di Las Vegas tahun 2015 lalu, saat Sprint salah memindai lokasi beberapa ponsel yang hilang.

Kesimpulan sementara adalah buruknya database serta kesalahan data GPS pada perangkat. Sayangnya, kejadian serupa makin sering terjadi seiring dengan semakin banyak pengguna aplikasi Find My Phone.

 

Advertisement


(brl/red)