Liga Digital Indonesia dorong pertumbuhan aplikasi lokal

Advertisement

Techno.id - Munculnya banyak aplikasi lokal di Indonesia masih belum sebanding dengan ketenaran aplikasi global. Henry Kasyfi, Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkapkan bahwa sebaiknya masyarakat Indonesia memberikan kesempqtan untuk aplikasi lokal untuk berkembang meski agak terlambat.

"Secara teknologi, aplikasi lokal tak kalah. Hanya waktu datang saja yang kurang tepat. Masyarakat Indonesia sudah terlanjur menggunakan aplikasi luar. Jika tiba-tiba diblok maka banyak masyarakat yang proyes karena data-data mereka sudah terlanjut tersimpan disana",ungkap Henry.

Sementara itu, Adie Marzuki, CEO Teknopreneur Indonesia mengungkapkan aplikasi mobile merupakan perangkat pendukung yang menjadi subsektor dari industri lain yang akan berkembang. Untuk itu ekosistem diperlukan agar tercipta industri yang matang.

Lebih lanjut, upaya yang dilakukan untuk membentuk ekosistem yaitu dengan mengadakan Liga Digital Indonesia yang bertujuan untuk mendorong aplikasi lokal bisa bersaing dengan aplikasi global. Liga Digital dibagi dalam lima kategori yaitu permainan, komunikasi atau sosmed, produktivitas dan edukasi.

Kegiatan yg ditujukan untuk pengembang atau developer lokal ini dibentuk oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (Mikti), Klik Indomesia dan Teknopreneur Indonesia.

Nantinya para pengembang aplikasi selular dan pelaku industri dalam ekosistem industri digital akan dipertemukan dalam Mobile Developers Gathering (MDG).

Advertisement


(brl/red)