Cara pindah aplikasi dari memori internal ke memori eksternal, penyimpanan jadi lega

Advertisement

Techno.id - Di smartphone, ada berbagai komponen penting untuk menunjang performa perangkat. Selain chipset, terdapat kapasitas memori penyimpanan dari ponsel yang dibutuhkan agar lancar saat digunakan. Ketika membuka sebuah aplikasi dalam smartphone, sistem membutuhkan RAM dan ROM untuk menyimpan serta membuka data. Setelah penyimpanan memberikan data yang diperlukan, barulah chip secara cerdas menyalurkan perintah ke pengguna.

Kapasitas penyimpanan sangat dibutuhkan, terlebih untuk pengguna dengan aktivitas multitasking. Karena semakin banyak aplikasi terinstal dan terbuka, maka akan menggerus kapasitas penyimpanan lebih banyak. Apabila penyimpanan sudah penuh dengan data, secara otomatis sistem tidak dapat bekerja secara maksimal. Oleh karena itu, sebuah perangkat smartphone memerlukan kapasitas penyimpanan besar.

Namun sayangnya, ponsel dengan RAM dan ROM besar memiliki harga tergolong tinggi. Bahkan untuk mendapatkan smartphone dengan RAM 12 GB atau 16 GB, seseorang perlu merogoh kocek belasan juta. Akibatnya banyak pengguna masih memilih ponsel berkapasitas RAM sedang, karena harga perangkat lebih terjangkau.

Lebih lanjut, semakin hari tentu sebuah aplikasi memerlukan update. Nah, pembaharuan aplikasi juga memakan penyimpanan perangkat semakin banyak. Apabila pengguna menggunakan ponsel dengan kapasitas memori pas-pasan, maka bersiap untuk sistem tidak bekerja secara maksimal.

Namun jangan khawatir, ya sobat! Masih ada cara untuk mengakali masalah tersebut dengan memindahkan aplikasi, dari memori internal ke memori eksternal. Cara ini memang sangat lazim dipakai oleh banyak pengguna gadget.

Pengguna tinggal menyiapkan memori eksternal atau lebih dikenal dengan microSD berkapasitas lebih besar. Bisa 512 GB hingga 1 TB, sehingga tak perlu khawatir apabila ada data besar memakan memori.

Lantas bagaimana cara menerapkan agar sistem memindahkan aplikasi ke memori eksternal? Berikut techno.id sajikan cara pindah aplikasi dari memori internal ke memori eksternal, pada Rabu (18/1).

Cara memindah aplikasi dari memori internal ke memori eksternal.

foto: Pexels.com

1. Silakan masuk ke menu perangkat smartphone yang digunakan.
2. Aktifkan mode "Opsi pengembang".
3. Pilih opsi "Tentang ponsel di dalam menu pengaturan".
4. Kemudian ketuk opsi "Informasi perangkat lunak".
5. Ketuk tujuh kali di opsi "Nomor versi".
6. Setelah itu, masuk ke tools "Opsi pengembang", biasanya terletak di bagian paling bawah menu pengaturan.
7. Scroll ke bawah di tools opsi pengembang sampai menemukan "Paksa izinkan aplikasi di eksternal".
8. Aktifkan opsi tersebut dengan menggeser toggle yang disediakan.
9. Setelah itu, masuk ke pengaturan "Aplikasi".
10. Silakan pilih aplikasi mana yang ingin dipindah.
11. Kemudian pilih opsi "Penyimpanan".
12. Setelah itu, ubah opsi "Penyimpanan yang digunakan" ke Kartu SD.
13. Kemudian klik opsi "Pindah" saat terdapat notifikasi pop-up yang muncul.
14. Tunggu proses pemindahan aplikasi selesai.
15. Viola, aplikasi sudah berpindah ke penyimpanan kartu SD.

Itulah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memindahkan aplikasi dari memori internal ke eksternal. Cukup mudah bukan, sobat techno? Pastikan untuk kartu SD kamu cukup besar, ya dan jangan lupa backup terlebih dahulu data penting dari aplikasi. Selamat mencoba!

Advertisement


(brl/guf)