Bagikan uang, aplikasi lokal melesat cepat di Google Play Store

Advertisement

Techno.id - Diluncurkan secara resmi awal September, aplikasi Snapcart ternyata sudah lebih dulu hadir di toko aplikasi Android Google Play Store sejak bulan Juni lalu. Aplikasi pemberi cashback ini mengaku telah diterima dengan baik oleh pengguna internet di Tanah Air.

Buktinya, aplikasi Snapcart telah berhasil menjaring 20 ribu downloader di toko aplikasi khusus bagi pengguna perangkat Android tersebut dalam waktu dua bulan. Padahal, Reynazran Royono selaku Founder dan CEO Snapcart menyebutkan perusahaannya tak melakukan promosi apa pun pada aplikasi itu agar menarik pengunduh.

“Sejak Juni kita lepas saja aplikasi Snapcart di Google Play Store tanpa promosi apa-apa, biasa saja gitu. Tapi jumlah yang pakai sudah banyak, ini kan memperlihatkan animo masyarakat pada aplikasi Snapcart,” kata mantan petinggi Berniaga.com sebelum dilepas ke OLX itu.

Angka 20 ribu yang sukses diraih aplikasi Snapcart diklaim cukup mengejutkan Reynazran berserta tim Snapcart lainnya. Pasalnya, tim yang masih berjumlah 12 orang ini mengaku tak memasang target capaian khusus di Snapcart yang membawa konsep baru di Indonesia.

Aplikasi baru ini menawarkan cashback bagi penggunanya yang membeli produk-produk tertentu buatan perusahaan mitra Snapcart. Konsep ini diklaim masih belum ditemukan oleh pembuat aplikasi manapun di wilayah Asia Tenggara.

“Target kita masih belum ada angka pasti karena terus terang saat ini masih dalam fase awal. Capaian yang kita dapat sekarang sudah di download 20 ribu kali di Google Play Store buat kami bukti bahwa masyarakat menerima aplikasi ini dengan baik,” kata Reynazran di Jakarta.

Hingga akhir tahun, Reynazran tak muluk-muluk. Perusahaannya mengaku masih berusaha meningkatkan kualitas dan kenyamanan penggunanya sewaktu memakai Snapcart. “Soal angka target kita sih maunya sebanyak mungkin karena memang gak ada jumlah spesifik,” tandasnya.

Advertisement


(brl/red)