6 Cara mengelola konektivitas dan penggunaan data selular untuk menghemat baterai smartphone

Advertisement

Techno.id - Tetap terhubung adalah fitur inti dari ponsel cerdas, tetapi juga merupakan penyumbang signifikan terhadap pengurasan baterai. Mengelola konektivitas dan penggunaan data secara efektif dapat membantu memperpanjang masa pakai baterai perangkat dan memastikan kamu tetap terhubung saat paling membutuhkannya. 

Karena itu konektivitas dan penggunaan data juga merupakan faktor kunci yang perlu dipertimbangkan untuk menghemat baterai. Menyesuaikan pengaturan Wi-Fi dan data selular, mengelola penggunaan data latar belakang, dan mengoptimalkan layanan lokasi semuanya dapat berkontribusi untuk menghemat masa pakai baterai. Berikut beberapa tips untuk menghemat baterai dengan mengatur konektivitas perangkat kamu.  

1. Matikan Wi-fi

foto: freepik/escapejaja

Salah satu aspek penting yang perlu dipertimbangkan adalah konektivitas Wi-Fi. Meskipun Wi-Fi umumnya lebih hemat daya daripada data selular, terus-menerus mencari sinyal Wi-Fi dapat menghabiskan daya baterai yang signifikan. Jika kamu berada di area dengan sinyal Wi-Fi yang lemah atau terus berpindah antarlokasi, disarankan untuk menonaktifkan Wi-Fi saat tidak digunakan untuk mencegah perangkat terus mencari sinyal.

2. Batasi penggunaan data selular

foto: freepik/user1952734

Penggunaan data selular juga dapat menguras baterai dengan cepat, terutama saat menggunakan aplikasi intensif data atau media streaming. Aktivitas ini memerlukan koneksi selular yang berkelanjutan dan kuat, membebani komponen radio perangkat, dan menghabiskan lebih banyak daya. Karena itu gunakan Wi-Fi bila memungkinkan untuk mengurangi penggunaan data dari jaringan selular dan menghemat daya baterai.

3. Batasi penggunaan data latar belakang  

foto: freepik/yingyaipumi

Meninjau dan mengelola penggunaan data latar belakang sangat penting untuk menghemat masa pakai baterai. Beberapa aplikasi memiliki proses latar belakang yang menghabiskan data meskipun kamu tidak menggunakannya secara aktif. Membatasi penggunaan data latar belakang aplikasi di pengaturan perangkat dapat membantu menghemat data dan daya baterai.

4. Email push dan sikronisasi

foto: freepik/shaynech13

Email push dan sinkronisasi real time adalah fitur yang nyaman, tetapi fitur tersebut selalu memerlukan koneksi internet aktif dan dapat memengaruhi masa pakai baterai secara signifikan. Pertimbangkan untuk menyesuaikan pengaturan dan frekuensi sinkronisasi untuk akun email, aplikasi media sosial, dan layanan lainnya untuk mengurangi beban baterai. Menyinkronkan atau menyetel interval yang lebih lama di antara sinkronisasi secara manual dapat membantu menghemat daya baterai.

5. Sesuaikan layanan lokasi

foto: freepik/rawpixel.com

Layanan lokasi, termasuk GPS diketahui menghabiskan daya yang signifikan, terutama jika digunakan bersama dengan aplikasi pemetaan dan navigasi. Mengaktifkan layanan lokasi hanya jika diperlukan, seperti saat kamu menggunakan aplikasi navigasi atau layanan pemetaan secara aktif, dapat membantu menghemat masa pakai baterai di perangkat.

6. Kelola pembaruan otomatis

foto: freepik/tapati2528

Mengelola pembaruan otomatis untuk aplikasi dan perangkat lunak sistem dapat berkontribusi untuk menghemat daya baterai. Pembaruan otomatis sering berjalan di latar belakang dan dapat menghabiskan data serta menguras baterai. Setel perangkat kamu untuk memperbarui aplikasi hanya saat terhubung ke Wi-Fi atau memperbaruinya secara manual untuk mengontrol kapan aplikasi tersebut menghabiskan sumber daya data dan baterai.

Dengan memperhatikan konektivitas dan penggunaan data, kamu dapat mengoptimalkan kinerja baterai perangkat dan memastikan bahwa ponsel cerdas tetap bertenaga untuk waktu yang lebih lama, bahkan saat kamu sedang bepergian.

Advertisement


(brl/red)