5 Cara menghemat baterai dan RAM dengan menghentikan aplikasi yang berjalan di latar belakang

Advertisement

Techno.id -  

Seiring waktu penggunaan, smartphone biasanya menjadi lamban, terutama setelah banyak aplikasi diinstal di dalamnya. Kondisi ini terutama terjadi pada smartphone entriy level. Selain itu, masa pakai baterai juga mulai berkurang, dan tidak akan bertahan sepanjang hari.

Jika kamu mengalami masalah seperti ini, saatnya kamu mengatur kembali perangkat dari semua aplikasi yang telah diinstal. Menghentikan aplikasi yang berjalan di latar belakang biasanya akan menghemat baterai sekaligus RAM. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghemat baterai dan RAM smartphone.

1. Memantau penggunaan RAM

foto: freepik/rawpixel.com

Pertama-tama kamu dapat memulai dengan memantau aplikasi mana yang memonopoli memori perangkat sepanjang waktu. Sebagian besar aplikasi inilah yang juga menguras baterai.

Caranya cukup mudah tanpa menggunakan aplikasi pihak ketiga apa pun. Kamu cukup menggunakan alat pemantauan yang ada di dalam perangkat. Buka Pengaturan> Memori.

Dalam kasus lain, kamu mungkin harus mengaktifkan opsi pengembang dengan membuka Pengaturan> Tentang ponsel dengan mengetuk nomor build tujuh kali.

Cara berikutnya yang harus kamu lakukan adalah masuk ke Pengaturan> Opsi pengembang dan temukan bagian bernama Processes/Process stats/Running Services. Ketuk di atasnya dan itu akan membawa kamu ke layar di mana dapat melihat berapa banyak RAM yang digunakan di perangkat dan aplikasi mana yang menggunakannya.

2. Menghentikan aplikasi yang berjalan di latar belakang

foto: freepik/flatart

Saat mengetuk daftar aplikasi, kamu akan diperlihatkan semua proses dan layanan yang sedang dijalankan aplikasi di latar belakang. Kamu dapat memilih untuk menghentikan ini. Tetapi pastikan kamu tahu apa yang dilakukan dan jangan menghentikan aplikasi penting apa pun yang dapat menyebabkan sistem kamu mogok.

Jika kamu tidak yakin aplikasi mana yang dapat dihentikan, coba hindari aplikasi yang terdaftar di bawah proses yang di-cache. Ini juga merupakan ide yang baik untuk tidak menghentikan aplikasi dari Google.  Misalnya, jika kamu melihat ada aplikasi musik atau messenger yang menghabiskan baterai tanpa alasan, kamu harus melanjutkan menghentikannya.

3. Memantau penggunaan baterai

foto: freepik/user10860774

Memantau penggunaan baterai adalah urusan yang lebih sederhana. Cukup buka Pengaturan> Baterai dan kamu dapat melihat daftar semua aplikasi dan komponen perangkat keras yang membuat baterai kamu jadi boros. Dengan mengetuk daftar aplikasi, akan menunjukkan perkiraan detail tentang berapa banyak baterai yang telah digunakan aplikasi secara tepat, berapa banyak yang digunakan saat berada di latar depan, yaitu saat kamu menggunakannya.

4. Opsi menggunakan pembunuh tugas (task killer)

foto: freepik/rawpixel.com

Beberapa pengguna kerap menggunakan pembunuh tugas untuk menghemat sumber daya seperti RAM. Tetapi masalahnya ada juga aplikasi atau layanan latar belakang apa pun yang dimatikan oleh task killer akan menyala kembali secara otomatis dan akan kembali membunuh aplikasi tersebut.

Siklus restart dan kill ini akan berlanjut selamanya. Proses ini membutuhkan daya baterai. Hal yang sama juga berlaku untuk aplikasi penghemat baterai apa pun yang mungkin kamu gunakan.

5. Gunakan Greenify

foto: play.google.com

Beberapa pengguna memilih merekomendasikan Greenify sebagai ganti penggunaan pembunuh tugas. Aplikasi ini seperti pembunuh tugas tetapi alih-alih membunuh aplikasi yang berjalan di latar belakang, Greenify malah menghibernasi.

Aplikasi yang dihibernasi tidak akan berjalan di latar belakang lagi kecuali kamu menggunakannya, tetapi juga tidak dimatikan. Aplikasi tersebut mendapatkan hibernasi secara otomatis setelah kamu selesai menggunakannya.

Advertisement


(brl/red)