4 Penyebab iPhone kamu terlalu panas, periksa kondisi kesehatan baterai

Advertisement

Techno.id - Semua perangkat elektronik menghasilkan panas, termasuk ponsel cerdas. Ini adalah fakta sains. Tetapi saat kamu menyentuh ponsel dan terasa lebih panas dari biasanya sehingga membuat kamu kurang nyaman, apalagi ada peringatan termal muncul di layar, maka masalah ini harus menjadi perhatian. 

Biasanya ponsel menjadi lebih hangat dari biasanya saat memulihkan dari cadangan, memperbarui perangkat lunak, bermain game, atau mengisi daya. Coba pindah ke lingkungan yang lebih sejuk.

Mungkin saja suhu lingkungan yang tinggi memaksa suhu internal ponsel menjadi lebih panas. Matikan perangkat dan tunggu hingga dingin. Jika kamu sedang mengisi daya, lepaskan dari pengisi daya, terutama jika kamu mengisi daya secara nirkabel.

Sebab, pengisian daya nirkabel kurang efisien karena menghasilkan lebih banyak panas. Selain itu kamu juga bisa menutup aplikasi yang banyak mengonsumsi daya seperti GPS, game, atau layanan sinkronisasi cloud.

Perbarui perangkat lunak kamu. Versi iOS yang lebih baru atau aplikasi pihak ketiga dapat dioptimalkan dengan buruk dan pembaruan dapat mengatasinya. Berikut empat penyebab yang membuat iPhone kamu cepat panas.

1. Casing dan debu

foto: freepik/wirestock

Ponsel adalah perangkat dengan ruang yang sangat kecil untuk menghilangkan panas yang dihasilkannya. Berbeda dengan laptop yang memiliki setidaknya satu kipas untuk menggerakkan udara di dalamnya. Sementara iPhone tidak memiliki ruang untuk pendinginan semacam ini dan harus menghilangkan penumpukan termal secara pasif. Karena itu lepaskan casing, terutama jika casing tersebut menutupi seluruh ponsel. Penggunaan casing bisa menjebak panas.

Selain itu, jika memungkinkan buka ponsel. Periksa penumpukan debu di bagian dalamnya. Gunakan udara bertekanan, atau kapas dengan isopropil alkohol untuk menghilangkannya. Kemungkinan hal ini menyebabkan panas berlebih sangat kecil, tetapi jika kamu banyak menggunakan ponsel di lingkungan yang berdebu, hal ini perlu ditelusuri.

2. Baterai rusak

foto: freepik/vladyslavhoroshevych

Baterai adalah salah satu sumber panas utama di ponsel karena pertukaran energi yang konstan di dalamnya. Jika baterai kamu rusak, atau di akhir masa pakainya, baterai dapat menghasilkan lebih banyak panas dari biasanya.

Periksa kesehatan baterai kamu dengan membuka Pengaturan > Baterai > Kesehatan Baterai, apakah tertulis Layanan? Menurut pedoman Apple, apa pun dengan kapasitas kurang dari 80% memerlukan servis baterai. Jika tertulis Servis, maka mengganti  baterai adalah tindakan yang masuk akal.

Cari tanda-tanda pembengkakan baterai. Apakah ada perubahan warna layar lokal di sisi kiri atau sisi kanan untuk iPhone seri 12 dan 13. Apakah layar terangkat di satu sisi? Ganti baterai jika ada indikasi kegagalan. Berhati-hatilah saat menangani baterai-baterai lithium-ion karena dapat berbahaya jika rusak.

3. Pembacaan tinggi pada sensor suhu

foto: freepik

Agar kamu mendapatkan peringatan panas berlebih, sesuatu di iPhone harus mengetahui suhu yang melebihi ekspektasi. iPhone dipenuhi dengan termistor yang akan membaca suhu.

Sensor pada rakitan port pengisian daya adalah pemicu umum. Jika terjadi kerusakan pada port maka suhu akan terbaca. Begitu juga jika terjadi kerusakan pada lampu kilat kamera yang juga berisi sensor termal.

4. Hubungan pendek

foto: freepik/fabrikasimf

Salah satu saluran listrik di iPhone mungkin mengalami korsleting atau hubungan pendek arus. Ini berarti bahwa alih-alih energi ditahan di sirkuitnya, tetapi justru langsung dikirim langsung ke ground (bodi ponsel). Kondisi ini biasanya membuat iPhone  sangat panas dan tidak mau hidup. Jika masalah ini yang terjadi sebaiknya segera membawa iPhone kamu ke pusat layanan resmi Apple.

Advertisement


(brl/red)