4 Cara mengatasi stres akibat daya tahan baterai smartphone yang menurun  

Advertisement

Techno.id - Smartphone menjadi perangkat yang tak terpisahkan dari kehidupan banyak orang. Mereka mengandalkannya untuk hampir semua aktivitas. Namun, ada satu aspek dalam menggunakan smartphone yang dapat membuat mereka stres, daya tahan baterai yang menurun.   

Produsen smartphone juga terus berupaya mengatasi masalah ini, termasuk meningkatkan kapasitas baterai dan mempercepat waktu pengisian daya. Dari sisi pengguna juga berusaha untuk mengatasinya dengan berbagai trik mulai dari mengatur kecerahan layar otomatis, mematikan perangkat lunak yang tidak perlu, hingga menonaktifkan pelacakan WIFI dan GPS saat tidak digunakan.

Berikut beberapa cara untuk membantu mengatasi masalah daya tahan baterai yang menurun.

1. Mengoptimalkan kebiasaan penggunaan ponsel

foto: freepik/georgejmclittle

Pengguna dapat mengoptimalkan kebiasaan penggunaan smartphone untuk mengurangi pengurasan baterai. Mereka dapat mematikan beberapa fitur yang tidak digunakan. Selain itu, kurangi kecerahan layar dan minimalkan penggunaan aplikasi.

2. Berinvestasi pada opsi pengisian daya yang andal

foto: freepik/nndanko

Pengguna dapat berinvestasi pada opsi pengisian daya yang baik, seperti power bank portabel atau pengisi daya mobil. Hal ini untuk memastikan bahwa mereka dapat mengakses opsi pengisian daya saat mereka membutuhkannya.

3. Menargetkan masa pakai baterai smartphone

foto: freepik/fantastic-studio

Pengguna dapat menargetkan masa pakai baterai ponsel mereka dan merencanakannya. Misalnya, jika pengguna tahu bahwa masa pakai baterai ponsel mereka pendek, mereka dapat merencanakan untuk membawa pengisi daya portabel. Mereka juga dapat mengisi daya ponsel sebelum meninggalkan rumah. Jika kamu tahu berapa lama baterai ponsel bertahan saat digunakan, maka tidak perlu khawatir tentang baterai lemah.

4. Mengurangi ketergantungan pada smartphone

foto: freepik/black.salmon

Pengguna dapat mengurangi ketergantungan smartphone mereka dengan menggunakan perangkat secara bijak. Mereka juga dapat melakukan aktivitas non-digital, seperti membaca atau menghabiskan waktu di luar rumah.

Advertisement


(brl/red)