Printer 3D portabel ini bisa cetak benda dari smartphone

Advertisement

Techno.id - Perkembangan printer 3D biasanya berkutat pada kecepatan dan keakuratan hasil cetakan. Namun sekarang, perkembangan itu telah beralih pada ukuran dimensi. Sebuah startup yang bertempat di San Fransisco telah membuat printer 3D portabel yang bisa mencetak benda dari smartphone.

Printer 3D yang diberi nama OLO ini adalah printer 3D portabel pertama yang terhubung dengan smartphone. Printer 3D OLO memanfaatkan layar smartphone (maksimal 5.8 inci) dan sinar laser untuk mencetak benda tiga dimensi. Printer 3D ini mempunyai tiga bagian utama, di antaranya dock alas untuk menaruh smartphone, penutup bagian tengah, dan mesin pencetak di bagian paling atas.

Lalu, printer 3D ini menggunakan bahan pencetak seperti apa? Bahan yang digunakan untuk mencetak benda tiga dimensi adalah resin khusus. Resin sendiri merupakan getah yang dikeluarkan oleh berbagai jenis pohon, terutama pohon runjung. Mereka menggunakan resin karena resin biasanya akan segera membeku dan membentuk suatu benda yang keras dan transparan.

Untuk mencetaknya, Anda hanya diminta untuk menginstal aplikasi OLO pada smartphone Android, iOS dan Windows. Dari aplikasi tersebut, Anda tinggal memilih benda tiga dimensi yang akan dicetak. Apabila benda yang diinginkan sudah dipilih maka tekan print untuk mencetak.

Selanjutnya, letakkan smartphone Anda pada dock printer 3D OLO dan tutup dengan printer 3D OLO bagian tengah. Kemudian, Anda bisa menuangkan resin khusus di atas layar smartphone serta menutupnya dengan printer 3D OLO di bagian paling atas. Terakhir, Anda cukup menunggunya sampai printer 3D tersebut menyelesaikan tugasnya.

Pada saat mencetak, printer 3D OLO akan berjalan sangat lambat. Bahkan, untuk mencetak benda dengan dimensi 42 x 20 x 20 mm saja, printer 3D tersebut membutuhkan waktu hingga hampir 4 jam. Kendati demikian, OLO telah membuka jalan yang lebih luas untuk mesin pencetak 3D portabel.

Saat ini, printer 3D OLO sedang menggalang dana di situs Kickstarter untuk mengumpulkan dana sekitar $ 80.000. Namun, dana yang terkumpul justru melebihi harapan karena sekarang sudah terkumpul dana sekitar $ 1.800.000. Jika waktu penggalangan sudah selesai, rencananya printer 3D OLO akan dipasarkan dengan harga sekitar $ 99 atau Rp 1,3 jutaan.

Advertisement


(brl/red)