Angkatan Darat AS akan bekali pasukan dengan drone mini

Advertisement

Techno.id - Teknologi drone rencananya akan segera dimanfaatkan oleh pihak-pihak keamanan seperti Angkatan Darat Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, tentara Sekutu telah menggunakan teknologi drone yang bernama 'soldier-borne sensors' sebagai pendukung peperangan

Drone yang digunakan oleh tentara Sekutu dirancang begitu kecil sehingga bisa dimasukkan ke dalam saku. Nah, Angkatan Darat Amerika Serikat terpikat dengan drone tersebut dan berencana menggunakan teknologi serupa pada tahun 2018 mendatang, seperti yang dikutip dari SlashGear (4/3/2016).

Menurut Angkatan Darat Amerika Serikat, drone berbentuk mini sangat berguna untuk memata-matai kawasan musuh yang berbahaya. Setidaknya, ketika para tentara akan melakukan penyerangan, mereka tidak buta lokasi karena sudah diawasi oleh drone yang mini tadi.

Tak hanya tentara Sekutu, tentara Norwegia dan Inggris juga telah menggunakan drone mini sebagai pembatu saat peperangan. Drone mini yang mereka gunakan adalah PD-100 Black Hornet. Drone ini sudah dipakai dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, Angkatan Darat Amerika Serikat tidak ingin menggunakan drone seperti PD-100 Black Hornet. Pasalnya, drone tersebut dibuat menggunakan tangan dan terkenal mahal. Angkatan Darat Amerika Serikat lebih suka drone yang lebih terjangkau.

Selain murah, Angkatan Darat Amerika Serikat juga menginginkan drone dengan beberapa syarat, di antaranya ringan, setidaknya beratnya tidak lebih dari 150 gram, baterai tahan selama 15 menit, kecepatan 10 knot sampai 15 knot, dan dapat beroperasi sejauh 1.200 meter.

Advertisement


(brl/red)