Makin percaya diri, Hisense nongol tanpa embel-embel Andromax

Makin percaya diri, Hisense nongol tanpa embel-embel Andromax

Techno.id - Pasar smartphone Indonesia yang seksi menggoda banyak perusahaan untuk ikut mereguk manisnya. Berbagai perusahaan pembuat gadget asal Korea Selatan, Taiwan, Jepang dan China beramai-ramai membanjiri pasar Indonesia dengan produk besutannya.

Hisense jadi salah satu vendor gadget dari Tanah Tiongkok yang ingin ikut merasakan ceruk pasar smartphone Indonesia. Setelah lama masuki tanah air lewat 'boncengan' Smartfren lewat brand Andromax perusahaan itu kini lebih percaya diri muncul membawa jati diri sebenarnya.

"Sudah cukup lama kami hadir di Indonesia sebagai pendukung Smartfren. Di Andromax, Hisense jadi penguasa yang menandakan produk kami kompetitif dan bisa memenuhi standar tinggi dari Smartfren untuk jadi mitra pembuat Andromax," ujar Stephen Qu, President Director Hisense Internasional Indonesia beberapa waktu lalu.

Meskipun sudah datang dengan label sendiri, Hisense disebutkan tetap mendapatkan dukungan Smartfren yang sudah jadi kawan lama bagi perusahaannya. Keduanya saling menyokong lewat ekosistem open market handset (OMH) yang dicanangkan Smartfren.

Dua produk sudah dibawa Hisense dalam rangka pemasaran perdana smartpone besutannya di Indonesia. Mengusung nama PureShot dan PureShot Plus produk buatan Hisense itu diklaim menawarkan spesifikasi menawan dengan banderol Rp 2,699 juta dan Rp 3,199 juta.

Dari sisi spesifikasi, kedua jawara Hisense itu nyaris serupa. Pembedanya ada di ukuran layar dan kapasitas baterainya. Hisense Pureshot dibekali layar LCD TFT seluas 5 inci beresolusi HD 1280 x 720 piksel, sementara Hisense Pureshot Plus memiliki ukuran layar yang lebih besar yakni LCD TFT 5,5 inci, HD 1280 x 720 piksel.

Baik PureShot maupun PureShot Plus dijejali prosesor octa-core 64-bit, Qualcomm Snapdragon 415 dengan clockspeed 1.4GHz. Soal kemampuan grafik, perangkat ini dipersenjatai GPU Adeno 405 dipadu RAM 2GB yang membuat performaya gahar dan mampu menelan aplikasi berkualitas tinggi.

"Kedua produk ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia untuk produk 4G LTE. Produk ini dibuat untuk pasar Indonesia, karena ini semua hasil insight dari konsumen Indonesia. Kita lakukan survei sebelum membuat produk ini," tandas Stephen.

(brl/red)