Indonesia tertinggal dalam pertahanan cyber dibandingkan negara lain

Indonesia tertinggal dalam pertahanan cyber dibandingkan negara lain

Techno.id - Indonesia memang sering mendapat serangan cyber. Hal ini dirasa wajar karena Indonesia belum mempunyai lembaga pertahanan khusus untuk menangani kasus kejahatan cyber. Tak adanya pertahanan cyber inilah yang menjadikan Indonesia agak tertinggal dibandingkan negara lain.

Bila menengok ke negara tetangga seperti Filipina, mereka sudah membahas rencana keamanan cyber nasional ("National Cyber Security Plan") sejak tahun 2014. Sementara Malaysia, justru negara tersebut sudah memiliki Cyber Security Malaysia yang bertugas mengawasi keamanan cyber nasional dan berada di bawah Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi Malaysia (MOSTI).

Begitu pula dengan pemerintah Singapura yang telah membentuk Cyber Security Agency (CSA) pada Maret 2015 dan menjadi bagian dari Departemen Perdana Menteri. Lembaga ini bertanggung jawab mengawasi seluruh keamanan dan kemampuan cyber negara Singapura, seperti yang dilansir oleh AntaraNews (8/9/15).

Negara-negara lainnya yang telah memiliki lembaga cyber sendiri adalah Amerika Serikat, Kanada, dan Brunei Darussalam. Beberapa negara tersebut pasti sudah menyadari sejak awal bahwa badan cyber itu penting. Lalu, mengapa hingga kini Indonesia belum mempunyai badan pertahanan cyber?

(brl/red)