Optimis berkembang, Influlancer segera buka peluang terima investor

Optimis berkembang, Influlancer segera buka peluang terima investor

Techno.id - Sosial media yang sudah dipakai sebagai corong perusahaan dalam membangun brand memperluas model bisnis iklan lewat endorsment. Tak hanya artis yang bisa jadi 'brand ambassador' produk atau brand tapi juga masyarakat biasa yang aktif di sosial media bisa di-endorse brand.

Influlancer.com yang memilih menjadi jembatan antara perusahaan dan pengguna sosial media aktif yang potensial jadi corong iklan. Bisnis baru yang dilakoninya diyakini bakalan berkembang pesat di masa depan dan berevolusi sebagai agensi iklan khusus sosial media online.

Optimisme perusahaan rintisan dalam menjalankan model bisnis baru yang belum lama lahir ini telah disokong dana yang cukup besar, sekitar Rp 600 juta sampai Rp 1 miliar. Dana ini didapat dari perusahaan induk Influlancer yang tak disebutkan.

"Investasi awal yang disediakan membangun perusahaan kita sebesar US$ 50 ribu sampat US$ 100 ribu. Modalnya ini disediakan oleh parent company kita yang memang melihat bisnis Influlancer punya peluang berkembang di tengah maraknya penggunaan sosial media," ungkap Rendy Wendi, CEO Influlancer.

Pria berkacamata yang berpengalaman jadi developer ini menyatakan bakalan mengoptimalkan dana investasi awal tersebut untuk mengembangkan perusahaannya. Meski begitu, Rendy mengaku pihaknya juga bakalan membuka peluang investasi dari penyandang dana baru.

"Saat ini kami masih mengoptimalkan dana yang sudah diinvestasikan di dalam perusahaan dulu. Nanti kalau sudah masuki fase Seri A, baru kita akan buka peluang buat investor kalau mau masuk, kita prioritaskan investor lokal," kata Rendy saat dijumpai tim Techno.id di Jakarta.

Rencana membuka investasi seri A itu disebutkan Rendy bakalan dipakai mengembangkan bisnis Influlancer ketika memasuki skala yang lebih besar di masa depan.

"Kalau sudah masuk ke skala yang lebih besar tentu kita harus buka peluang buat investor skala besar juga, Seri A buat ekspansi dari mulai kantor, tenaga kerja, marketing dan lain-lain. Sekarang kita punya personel 11 orang, maunya sih nambah terus sesuai perkembangan bisnis," tambah Rendy.

Platform Influlancer saat ini masih tersedia dalam bentuk beta. Maka dari itu perusahaan ini masih menyediakan layanan pencarian endorser secara cuma-cuma hingga versi penuhnya tersedia di pertengahan tahun 2016 mendatang.

"Walaupun masih beta, kita sudah punya 100 brand yang mendaftar untuk ikut memanfaatkan platform Influlancer. Sedangkan untuk endorser sudah ada 1.500 yang mendaftar, tapi kita seleksi secara ketat dan menghasilkan 500 endorser yang kita anggap berkualitas," papar Rendy.

Influlancer menargetkan akan ada 250 brand dan 1.000 endorser hingga akhir tahun ini. Ia menyebut endorsement akan membantu UKM mempromosikan produknya dengan biaya murah. "Jauh lebih murah dibandingkan dengan memanfaatkan layanan digital agency," tandasnya.

(brl/red)