CONNECT WITH US
Denny Mahardy |
 9 Oktober 2015 18:00

Digandeng KLN, pengguna Oomph bisa dapat berita lebih mudah

"Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan KapanLagi Network sebagai salah satu portal media terbesar di Indonesia."

Digandeng KLN, pengguna Oomph bisa dapat berita lebih mudah

Techno.id - Perusahaan penyedia konten berbasis Android, Oomph mengumumkan jalinan kerjasama yang dilakukannya dengan KapanLagi Network (KLN). Kerjasama dengan perusahaan media online terbesar di tanah air membuat Oomph dapat mendistribusikan berita dan konten dari seluruh merek media KLN.

Sejak mendapatkan investasi dari modal ventura asal Jepang bernama IMJ Investment Partners di bulan Februari, Oomph telah melihat pertumbuhan signifikan dalam jumlah penggunanya di Indonesia. Oomph mengaku sudah memiliki lebih dari 7 juta pengguna aktif teregistrasi.

“Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan KapanLagi Network sebagai salah satu portal media terbesar di Indonesia. Selain menambahkan konten, kami berharap para pengguna juga akan menghabiskan waktu lebih banyak bereksplorasi di dalam aplikasi kami,” ujar Arthur Chua, Co-Founder dan CEO Oomph.

Aliansi baru antara Oomph dengan KLN sangat bermanfaat bagi pengguna. Sekarang pengguna Oomph bisa mendapatkan akses ke aplikasi dan game berkualitas tinggi, dan juga mengikuti perkembangan berita terbaru tiap harinya. Dengan lebih dari 68 juta pembaca tiap bulannya, KLN berharap dapat menambah angka itu melalui kerjasama dengan Oomph.

"Partnership dengan Oomph merupakan salah satu upaya KLN untuk memberikan konten terbaik kepada para pembaca. Hadirnya KLN menjadi partner Oomph diharapkan bisa memberi user experience baru bagi user Oomph, di mana mereka bisa membaca konten terbaru sembari memilih game serta aplikasi yang hendak mereka install," jelas Billy Suryajaya, COO KLN.

Di dalam pasar perangkat mobile yang kian memanas, kedua firma akan terus membangun industri konten Android Indonesia secara agresif. Mereka sedang mempersiapkan diri menghadapi penetrasi smartphone di Indonesia yang diprediksi akan mencapai 37,5 persen pada tahun 2017.

WHAT TO READ NEXT ?