CONNECT WITH US
Denny Mahardy |
 3 Mei 2016 18:00

Baru diperkenalkan, Sapphire coba penuhi pesan Presiden Jokowi

Perusahaan penyedia platform aplikasi Indivara Group menegaskan komitmennya dalam meningkatkan potensi e-commerce tanah air.

Baru diperkenalkan, Sapphire coba penuhi pesan Presiden Jokowi

Techno.id - Industri e-commerce sedang naik daun. Bahkan Presiden Joko Widodo ikut menaruh perhatian besar pada industri belanja online yang sedang berkembang itu.

Presiden yang akrab disapa Jokowi itu sudah menegaskan bahwa industry e-commerce Indonesia yang semakin berkembang menjadi salah satu pendorong utama bagi Indonesia untuk menjadi digital powerhouse terbesar di Asia Tenggara.

Hal ini terlihat dari fakta bahwa Indonesia mengalami perubahan yang signifikan di bidang bisnis e-commerce dalam satu dekade terakhir ini. Data dari Bank Indonesia menunjukkan nilai transaksi e-commerce pada tahun 2014 mencapai USD2,6 miliar atau setara dengan Rp34,9 Triliun.

Sapphire di IESE 2016
© 2016 techno.id/Denny Mahardy

Perusahaan penyedia platform aplikasi Indivara Group menegaskan komitmennya dalam meningkatkan potensi e-commerce tanah air. Lewat Sapphire merupakan platform terpadu untuk industry e-commerce yang baru saja diluncurkan di April lalu Indivara mencoba membantu masyarakat Indonesia mengakses layanan e-commerce.

Ketut Adi Yogiswara, Marketing Communications and PR Manager Indivara Group mengatakan bahwa Industri e-commerce menghilangkan batasan akan akses masyarakat terhadap suatu produk atau jasa. Indivara berusaha memenuhi pesan Presiden Jokowi melalui produk-produknya yang berkualitas.

"Dengan adanya teknologi pendukung seperti yang Sapphire tawarkan diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan dalam berbelanja. Selain itu dengan layanan terpadu yang ada di dalam Sapphire, pelaku e-commerce dapat dengan leluasa dan kreatif menerapkan program-program pemasaran yang unik dalam usaha menjaring pelanggan lebih banyak lagi," jelasnya.

Sapphire sendiri merupakan platform yang sangat fleksibel untuk dikustomisasi menyesuaikan dengan keinginan klien. Misalnya, klien ingin antarmukanya mirip dengan nuansa dari corporate indentity-nya atau sesuai dengan generalisasi target pasarnya itu semua bisa diakomodir oleh Sapphire.

Selain itu Sapphire adalah white-label brand, jadi klien yang ingin menggunakan platform ini dapat merubah namanya sesuai dengan merek mereka sendiri. Versi mobile dari platform ini sudah dapat digunakan pada smartphone berbasis Android.

Sapphire yang dipamerkan di tengah ajang Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE) 2016 yang pertama kali digelar di Indonesia yang digelar di ICE BSD. Pada acara yang berlangsung selama tiga hari itu Indivara mencoba mengenalkan Sapphire ke tengah masyarakat luas.

Diakui Ketut, Sapphire berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung pameran yang pada dasarnya membutuhkan solusi platform e-commerce terpadu, yaitu platform yang dapat memenuhi kebutuhan mereka baik dari sisi display(tampilan produk), transaksi, pembayaran dan memfasilitasi customer loyalty program serta program promosi mereka?

 

WHAT TO READ NEXT ?