Aplikasi Android untuk mendeteksi paparan radiasi ponsel

Aplikasi Android untuk mendeteksi paparan radiasi ponsel

Techno.id - Tahukah Anda efek samping dari sinyal ponsel? Ya, ponsel dapat memancarkan gelombang elektromagnetik dengan frekuensi antara 450 - 1.800MHz. Gelombang tersebut memang tidak terlalu berbahaya karena hanya menimbulkan radiasi elektromagnetik sekitar satu per sejuta elektron Volt. Namun, bila Anda terkena radiasi dalam jarak dekat dan dalam jangka waktu yang lama, hal itu dapat membahayakan kesehatan Anda.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui betapa besar paparan radiasi yang dikeluarkan oleh ponsel. Anda pun tak perlu menggunakan peralatan canggih untuk mendeteksi radiasi suatu ponsel karena smartphone Android Anda bisa melakukannya. Sebuah aplikasi Android bernama Quanta Monitor akan membantu Anda mengukur jumlah radiasi atau biasa dikenal dengan istilah Specific Absorption Rate (SAR).

Tak hanya itu, aplikasi ini juga dapat mengukur densitas daya dan emisi frekuensi radio dari ponsel Anda. Namun sayang, aplikasi Quanta Monitor hanya bisa melihat seberapa besar radiasi ponsel Anda. Jika Anda ingin terlindung dari bahaya radiasi, Anda bisa mengunduh aplikasi satunya yakni Quanta Guard. Aplikasi Quanta Guard dapat secara otomatis menghentikan sambungan data jika radiasi ponsel Anda telah melebihi batas aman dari SAR (1.6W /Kg).

Terkait keakuratan pembacaan radiasi, pengembang mengatakan bahwa tingkat error pembacaan aplikasi ini kurang dari 1.0 SAR untuk 95 persen ponsel yang telah beredar di pasaran. Namun, beberapa pengguna mengungkapkan bahwa pembacaan radiasinya akan langsung melonjak tajam manakala mereka menggunakan sambungan data. Sebaliknya, jika Anda memakai sambungan Wi-Fi maka radiasi akan terlihat selalu di bawah batas aman SAR.

Sementara ini, kedua aplikasi ini hanya tersedia untuk perangkat Android saja. Anda dapat mengunduh aplikasi Quanta Monitor secara gratis di Google Play Store, sedangkan aplikasi Quanta Guard dikenakan biaya sebesar Rp 57.500, seperti yang dilansir oleh DigitalTrends (13/10/15).

(brl/red)